Friday, April 27, 2018

La Haula wa La Quwwata illa Billah

.
Ucapan ini adalah ucapan yang istimewa dan memiliki keutamaan yang sangat luar biasa. Suatu ketika Al Asyja’i melaporkan kepada Rasulullah Saw bahwa anaknya yang bernama Auf telah ditawan oleh musuh. Maka Rasulullah Saw berpesan kepadanya agar Al Asyja’i mengutus seseorang untuk menemui anaknya dan menyuruh agar Auf memperbanyak membaca “La Haula wa La Quwwata illa Billah.”  

Setelah Auf memperbanyak membaca La Haula wa La Quwwata illa Billah, terjadilah bermacam-macam keajaiban. Tali kulit yang mengikat tangan Auf tiba-tiba terlepas maka Auf kabur dengan menunggang onta milik musuh.

Bahkan disaat Auf dikejar dan bertemu dengan musuhnya, dia
kembali dapat meloloskan diri setelah membaca: “La Haula wa La Quwwata illa Billah.” Orang tua Auf menceritakan kejadian itu kepada Rasulullah Saw. Maka Rasulullah Saw mengizinkan Auf untuk mengambil onta yang telah dicurinya dari musuhnya tersebut.

Setelah itu turun ayat Al-Qur’an: “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS.65:2-3)

Sedemikian istimewanya ucapan “La Haula wa La Quwwata illa Billah” ini, sehingga Rasulullah Saw bersabda: Perbanyaklah membaca La Haula wa La Quwwata illa Billah karena sesungguhnya ia merupakan perbendaharaan dari perbendaharaan-perbendaharaan Syurga. (HR.Ahmad)
Rasulullah saw berkata pada Abdullah bin Qois: “Wahai Abdullah bin Qois, katakanlah laa hawla wa laa quwwata illa billah, karena ia merupakan simpanan pahala berharga di surga.” (HR.Bukhari)

Pengalaman luar biasa juga pernah diceritakan oleh Abu Khair, Ishaq Al Gharawi. Dia menceritakan bahwa mereka pernah diserang sebuah pasukan dengan 80 ekor gajah. Akibatnya pasukan mereka, termasuk pasukan berkuda menjadi berantakan. Peristiwa ini kata Abu Khair, membuat Muhammad bin Qasum panik. Melihat kondisi ini, dia lalu membaca “La Haula wa La Quwwata illa Billah” berkali-kali.

Ajaib..! Karena ucapan itu, Allah menahan gajah-gajah tersebut dengan cara ditimpakan kepadanya rasa yang sangat panas sehingga gajah-gajah itu mencari sumber air. Para pawang pun tidak mampu mengendalikan gajah-gajah yang sudah kepanasan itu.

Akhirnya, prajurit Muslim bisa melanjutkan perjalanan dengan menaiki gajah yang sudah ditaklukkan tersebut. Kemenangan ini tentu berkat izin dari Allah SWT. Kisah kedua ini diriwayatkaan oleh Ibnu Abu Dunya dan Tanukhi dalam kitab Al-Farj ba’dasy Syiddah.

Demikianlah kisah tentang keistimewaan ucapan “La Haula wa La Quwwata illa Billah.” Jadikanlah ucapan ini sebagai amalan kita terutama saat menghadapi kesulitan.

Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang mengucapkan La haula wa la quwwata illa billah maka ia akan menjadi obat kepada 99 penyakit. Yang paling ringan adalah kebimbangan” (HR.Tabrani)

Dari Abu Musa AlAsyari ra, bahwa Rasulullah saw berkata: "Maukah aku tunjukkan kepadamu sebuah kalimat dari bawah Arsy yang merupakan harta simpanan syurga?" Abu Musa AlAsyari menjawab: "Ya" Rasulullah saw berkata: "La Haula wa La Quwwata illa Billaah." (HR.Bukhari)

Imam An-Nawawi berkata: La haula wa la quwwata illa billah, kalimat yang digunakan untuk berserah diri dan menyatakan bahwa kita tidak mempunyai hak untuk memiliki sesuatu urusan. Ia kalimat yang menyatakan bahwa seorang hamba tidak mempunyai daya upaya untuk menolak sesuatu kejahatan (kemudaratan) dan tak mempunyai kekuatan untuk mendatangkan kebaikan kepada dirinya melainkan dengan kodrat iradat Allah SWT"

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda: "Sedekat-dekatnya keadaan seseorang hamba dari Tuhannya ialah diwaktu dia sedang bersujud maka perbanyaklah berdoa dalam sujud itu" (HR.Muslim)
.