Tuesday, June 05, 2018

Allah Maha Pengampun

.
Setiap anak Adam sudah pasti pernah melakukan dosa. Baik itu dosa kecil maupun dosa besar. Bahkan dosa-dosa besar yang mungkin secara kasat mata tidak terampuni. Tahukah Anda bahwa Allah Swt mengampuni segala macam bentuk dosa jika kita mau bertaubat. Bahkan jika kita menghadap kepada Allah dengan tumpukan dosa yang begitu menggunung tetapi kita bertaubat maka Allah lebur semua dosa-dosanya.

Dari Anas bin Malik ra, Rasulullah saw bersabda, Allah Ta’ala berfirman, ”Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau menyeru dan mengharap kepada-Ku, maka pasti Aku ampuni dosa-dosamu tanpa Aku pedulikan.
Wahai anak Adam, seandainya dosamu membumbung tinggi hingga ke langit, tentu akan Aku ampuni, tanpa Aku pedulikan. Wahai anak Adam, seandainya engkau mendatangi-Ku dengan dosa sepenuh bumi dalam keadaan tidak berbuat syirik sedikitpun pada-Ku, tentu Aku akan mendatangi-Mu dengan ampunan sepenuh bumi pula,” (HR.Tirmidzi).

Firman Allah, Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, jangan kamu berputusasa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah  kepada-Nya  sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak dapat ditolong.”(QS.39:53-54). Firman Allah ini dapat melapangkan hati, menghilangkan keresahan dan menghapuskan kegundahan. Allah mengkhususkan firman-Nya itu untuk orang-orang yang telah melampaui batas. Itu dilakukan  Allah  karena mereka adalah golongan manusia yang paling banyak melakukan dosa dan kesalahan. Bagaimana dengan kita yang tentu saja juga sering melakukan dosa dan kesalahan?

Allah juga melarang hamba-Nya berputus asa dalam memohon ampunan Allah. Allah mengabarkan pula bahwa Dia akan mengampuni siapa saja yang bertobat kepada-Nya, baik dari dosa-dosa kecil maupun yang besar. Tidakkah Anda merasa gembira dan bahagia dengan firman Allah Ta'ala:  "Dan orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri mereka sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu  memohon ampun  terhadap dosa-dosa mereka itu dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan keji itu, sedang mereka mengetahui." (QS.3:135)

Firman-Nya, "Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya sendiri, kemudian ia memohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS.4:110). "Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal salih kemudian tetap dijalan yang benar." (QS.20:82).

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka. Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada Allah dan tulus ikhlas agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar.” (QS.4:145-146).

Allah Ta’ala berfirman, “Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS.5:74).

“Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang mukmin
yang laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab neraka Jahannam dan bagi mereka azab neraka yang membakar” (QS.85:10). Al Hasan Al Bashri ra mengatakan, “Lihatlah pada orang-orang yang merasa mewah tersebut, mereka telah  membunuh  wali-wali Allah dan Allah masih menyeru mereka untuk bertaubat.”

Ayat seperti diatas teramat banyak yang juga menerangkan tentang hal yang sama bahwa setiap dosa bisa diampuni bagi yang mau bertaubat. Lihatlah sampai dosa kekafiran pun bisa Allah ampuni jika kita benar-benar bertaubat, apalagi dosa dibawah itu. Sehingga tidak boleh seorang hamba berputus asa dari rahmat Allah walau begitu banyak dosanya. Karena ingatlah saudaraku bahwa pintu taubat dan rahmat Allah begitu luas.

Segeralah Bertaubat, Jangan Tunda-Tunda! “Dari Ibnu Mas’ud, ia berkata bahwa diantara dosa besar yang terbesar adalah berbuat syirik pada Allah, merasa aman dari murka Allah dan merasa putus asa dan putus harapan dari ampunan Allah.” (HR.Abdurrozaq). Hadits ini menunjukkan bahwa berputusasa dari rahmat dan luasnya ampunan Allah termasuk dosa besar.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk menjadi hamba yang tidak berputus asa dari luasnya rahmat dan ampunan Allah.

Sumber: rumaysho.com
.
Cara Mengatasi Stres
Keampuhan Shalawat 

Hasilkan Jutaan Rupiah dari rumah! 
.